Berhenti

Seperti menguyah batangan coklat, terasa manis, kau menikmatinya. Namun kau akan menangis karena kelebihan berat badan. Dan fluktuasi kadar gula pada darahmu, akan menyisakan penderitaan.   Sejenak, aku menghela nafas. Berhenti menarik asap dari gulungan yang membara. Menyeruput secangkir kopi hitam pahit dengan penuh nafsu. Birahi terpendam, amarah membisu.   Menatap langit - langit, Tidak… Continue reading Berhenti

Berkemas

Tiada alasan untuk menyesali kepergian ini. Ini hanya kos-kosan. Tapi aneh, Aku merasa punya ikatan emosional yang kuat dengan tempat ini. Apa karena internet super cepat yang mana sebuah kebetulan kamarku berada di dekat pemancar jaringan? Atau karena lapangan parkir yang luas, bawa dua unit kendaraan roda empat pun tidak masalah? Tulisan ini dibuat di… Continue reading Berkemas