kamar kosong.

apa bedanya,

kasur ini dengan sebuah peti?

Di atas kasur ini,

terbaring jiwa yang mati.

 

Seonggok daging bernyawa,

namun begitu hampa.

Tangannya terus meraba.

Menatap layar bercahaya,

 

redup.

Memaksakan mata untuk menutup.

 

 

Gulungan tembakau yang membius,

membuat secerca lara terhembus.

 

Bungkus saja,

seonggok daging ini.

 

Serahkan pada tukang jagal.

Ia tahu apa yang harus dilakukan.

Advertisements

3 thoughts on “kamar kosong.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s