Obrolan pukul empat

“Orang macam apa yang berkunjung ke kedai kopi di pukul empat dengan sepedanya?”

“Mereka yang bodoh. Dan orang macam apa yang masih duduk di trotoar jalan pada pukul empat, sementara air langit mulai menginvasi permukaan?”

“Ku rasa kita punya alasan yang sama.”

“Kau menganggur?”

“Tidak. Apakah kau?”

“Juga tidak.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s